KOBA — Suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong tampak mendominasi lingkungan SMA Negeri 1 Koba. Seluruh warga sekolah, yang terdiri dari jajaran dewan guru, staf kependidikan, serta ratusan siswa, bahu-membahu melaksanakan aksi bersih-bersih lingkungan secara serentak.

Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin pemeliharaan kebersihan biasa, melainkan wujud nyata implementasi dari tiga pilar utama pengembangan sekolah, yakni Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH), penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN), serta komitmen berkelanjutan dalam Program Adiwiyata Sekolah.

Wakil Kepala SMA Negeri 1 Koba Bidang Kesiswaan Marizka Adi Winarni, S.Pd. menyampaikan bahwa keterlibatan aktif para siswa dalam kegiatan ini dirancang untuk menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini. Melalui 7KAIH, pembiasaan karakter positif seperti disiplin, peduli sesama, dan cinta kebersihan diintegrasikan langsung ke dalam aksi nyata di lapangan.

"Pendidikan karakter tidak cukup hanya diajarkan melalui teori di dalam kelas, tetapi harus diinternalisasikan melalui aksi nyata. Gotong royong ini melatih siswa untuk bertanggung jawab terhadap ruang tempat mereka belajar sekaligus membangun kepekaan sosial," ujar Marizka Adi Winarni, S.Pd., di sela-sela kegiatan.

Aksi bersih-bersih ini menjangkau seluruh area strategis di dalam lingkungan sekolah, mulai dari ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, hingga taman-taman sekolah dan saluran drainase internal. Tidak berhenti di gerbang sekolah, sasaran kegiatan juga diperluas hingga ke lingkungan luar yang bersinggungan langsung dengan masyarakat sekitar, seperti membersihkan bahu jalan di depan sekolah, saluran air publik, serta area fasilitas umum di sekitarnya.
Langkah pelibatan area luar sekolah ini menjadi wujud nyata dari pilar Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) sekaligus membangun sinergi positif antara institusi pendidikan dan masyarakat sekitar. Dengan lingkungan luar yang bersih, tertata, dan asri, tercipta rasa aman dan nyaman tidak hanya bagi warga internal sekolah, tetapi juga bagi para pengguna jalan dan warga sekitar.
Melalui sinergi Program Adiwiyata, kegiatan ini juga difokuskan pada pemilahan sampah organik dan anorganik, pembersihan drainase untuk mencegah genangan air di musim hujan, serta penataan tanaman hijau di sepanjang perbatasan sekolah. Diharapkan, langkah ini semakin memantapkan langkah SMA Negeri 1 Koba sebagai sekolah berwawasan lingkungan yang aktif mencetak generasi muda berkarakter, tangguh, dan peduli terhadap kelestarian bumi.